“KEHEBATAN SEDEKAH”
Sedekah bisa mendatangkan
ampunan Allah, menghapus dosa,dan menutup kesalahan dan keburukan. Sedekah bisa
mendatangkan ridha Allah dan bisa mendatangkan kasih sayang dan bantuan Allah.
Subhanallah, inilah sekian fadhilah sedekah yang ditawarkan Allah bagi para
pelakunya.
Sebagaimana kita
ketahui, hidup kita jadi susah lantaran memang kita banyak betul dosanya.
Dosa-dosa kita mengakibatkan kehidupan kita tertutup dari kasih sayang Allah.
Kesalahan-kesalahan yang kita buat baik terhadap Allah maupun terhadap manusia
membuat kita terperangkap dalam lautan kesusahan yang sejatinya kita buat
sendiri. Hidup kita pun banyak masalah. Lalu Allah datang menawarkan
bantuanNya,menawarkan kasih sayang Nya,menawarkan ridha Nya terhadap ikhtiar kita,
dan menawarkan ampunan Nya. Tapi,kepada siapa yang Allah bisa berikan ini
semua..? Kepada siapa yang mau bersedekah, kepada yang mau membantu orang lain,
dan kepada yang mau peduli serta berbagi! ‘Dan Allah senantiasa memberi
pertolongan kepada hamba Nya selama Ia menolong saudaranya.’ (HR. Muslim)
Kita memang susah, tapi pasti ada yang lebih susah. Kita memang sulit,tapi
pasti ada yang lebih sulit. Kita memang sedih, tapi barangkali ada yang lebih
sedih. Terhadap mereka inilah Allah minta kita memperhatikan jika ingin
diperhatikan.
v DENGAN
SEDEKAH, HIDUP LEBIH BERKAH
Kabsyah al-Anmary
berkata: “Saya mendengar Rasulullah saw bersabda: “Ada tiga hal di mana aku
bersumpah di dalamnya; pertama, harta seorang hamba tidak akan pernah berkurang
lantaran gemar bersedekah. Kedua, tidak ada seorang hamba pun yang sabar ketika
dianiaya oleh orang lain, melainkan Allah akan menambahkan kemuliaan kepadanya.
Ketiga, tidak ada seorang hamba pun yang membuat kericuhan dan onar, melainkan
Allah akan membukakan pintu kefakiran kepadanya” (HR. Ahmad). Subhanallah,
Rasulullah saw sampai bersumpah ketika berbicara masalah sedekah. Secara tidak
langsung, hadits di atas menegaskan, wahai ummat manusia siapapun anda, dari
mana pun anda, di mana pun anda, ketahuilah bahwa harta seseorang tidak akan
pernah berkurang lantaran sedekah. Mungkinkah Rasulullah saw menyalahi
sumpahnya? Tentu tidak. Dalam surat al-An’am ayat 160, Allah berfirman: “Barangsiapa
membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya”.
Dan sedekah merupakan amal yang baik. Oleh karena itu, mereka yang bersedekah
le. 100, maka minimal Allah akan membalasnya dengan le 1000. Mereka yang
bersedekah USD 50, Allah akan menggantikannya dengan USD 500. Semakin besar
sedekah yang dikeluarkan, semakin besar pula balasan dari Allah yang akan
diperolehnya. Ingat sekali lagi, semua itu adalah janji Allah dan RasulNya, dan
tentu Allah dan RasulNya tidak akan menyalahi janjinya.
Suatu hari Fatimah az-Zahra, sangat menginginkan buah delima. Ali bin Abi Thalib segera berangkat ke pasar mencari buah delima dimaksud. Mengingat uang yang dimilikinya saat itu sangat terbatas, Ali hanya dapat membelikannya satu buah saja. Di tengah jalan, datang seorang sangat miskin yang menginginkan buah delima. Ali lalu memberikan setengahnya. Sampai di rumah, Ali menceritakan kepada Fatimah mengapa buah delima yang dibawanya tinggal setengah. Selang beberapa lama, terdengar seseorang mengetuk pintu. Begitu dibuka, ternyata Salman al-Farisy berdiri di depan pintu membawa sembilan buah delima.
Suatu hari Fatimah az-Zahra, sangat menginginkan buah delima. Ali bin Abi Thalib segera berangkat ke pasar mencari buah delima dimaksud. Mengingat uang yang dimilikinya saat itu sangat terbatas, Ali hanya dapat membelikannya satu buah saja. Di tengah jalan, datang seorang sangat miskin yang menginginkan buah delima. Ali lalu memberikan setengahnya. Sampai di rumah, Ali menceritakan kepada Fatimah mengapa buah delima yang dibawanya tinggal setengah. Selang beberapa lama, terdengar seseorang mengetuk pintu. Begitu dibuka, ternyata Salman al-Farisy berdiri di depan pintu membawa sembilan buah delima.
Rasulullah saw mengutus
Salman untuk memberikan sepuluh buah delima, hanya Salman menyembunyikan satu
buah, sehingga yang dibawa hanya sembilan buah saja. Salman lalu berkata: “Ini
ada buah delima dari Rasulullah saw untuk Fatimah”. Ali lalu berkata: “Kalau
ini benar dari Rasulullah saw jumlahnya pasti sepuluh buah bukan sembilan”.
Mendengar itu, Salman kaget lalu berkata: “Bagaimana kamu tahu wahai Ali?”. Ali menjawab: “Karena saya ingat firman Allah yang berbunyi: “”Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya”. Bukan hanya akan dilipatgandakan balasannya, orang yang rajin bersedekah juga akan dihindarkan dari segala macam bencana dan malapetaka. Rasulullah saw bersabda: “Obatilah orang-orang sakit kalian dengan sedekah” (HR. Ahmad).
Mendengar itu, Salman kaget lalu berkata: “Bagaimana kamu tahu wahai Ali?”. Ali menjawab: “Karena saya ingat firman Allah yang berbunyi: “”Barangsiapa membawa amal yang baik, maka baginya (pahala) sepuluh kali lipat amalnya”. Bukan hanya akan dilipatgandakan balasannya, orang yang rajin bersedekah juga akan dihindarkan dari segala macam bencana dan malapetaka. Rasulullah saw bersabda: “Obatilah orang-orang sakit kalian dengan sedekah” (HR. Ahmad).
Al-Alamah al-Yafi’
dalam bukunya at-Targhib wat Tarhib menuturkan sebuah kisah, pada masa Nabi
Shaleh as, hiduplah seorang laki-laki tukang tato yang suka merusak pakaian
orang-orang. Sekelompok orang lalu menemui Nabi Shaleh dan berkata: “Wahai
Nabiyallah, doakan si tukang tato itu agar ditimpa musibah, karena dia suka
merusak baju-baju kami”. Nabi Shaleh lalu berdoa agar tukang tato itu tidak
dapat pulang dengan selamat.
Namun, sore harinya, Nabi Shaleh kaget, ketika melihat tukang tato itu pulang membawa bundelan dengan selamat padahal dalam bundelannya itu ada seekor ular ganas berbisa. Nabi Shaleh lalu bertanya: “Apa yang kamu lakukan tadi pagi ketika berangkat?”. Tukang tato itu menjawab: “Saya pergi membawa dua buah roti, lalu salah satu roti saya sedekahkan, dan yang satunya lagi saya makan”. Nabi Shaleh lalu berkata: “Benar, Allah telah menyelamatkan kamu dari bahaya dan malapetaka ular yang sembunyi di dalam buntelan kamu itu lantaran sedekah yang kamu keluarkan. Pergi dan bertaubatlah kepada Allah”. Tukang tato itu pun bertaubat dan tidak melakukan perbuatan jahatnya lagi.
Namun, sore harinya, Nabi Shaleh kaget, ketika melihat tukang tato itu pulang membawa bundelan dengan selamat padahal dalam bundelannya itu ada seekor ular ganas berbisa. Nabi Shaleh lalu bertanya: “Apa yang kamu lakukan tadi pagi ketika berangkat?”. Tukang tato itu menjawab: “Saya pergi membawa dua buah roti, lalu salah satu roti saya sedekahkan, dan yang satunya lagi saya makan”. Nabi Shaleh lalu berkata: “Benar, Allah telah menyelamatkan kamu dari bahaya dan malapetaka ular yang sembunyi di dalam buntelan kamu itu lantaran sedekah yang kamu keluarkan. Pergi dan bertaubatlah kepada Allah”. Tukang tato itu pun bertaubat dan tidak melakukan perbuatan jahatnya lagi.
Sungguh luar biasa
keajaiban sedekah. Saking luar biasanya, Ibnu Qayyim dalam bukunya Zadul Ma’ad
mengatakan: “Dalam sedekah itu terdapat banyak hal luar biasa, termasuk dapat
menolak beragam bencana dan malapetaka, sekalipun yang sedekah tersebut orang
durhaka, banyak berbuat aniaya atau orang kafir. Allah akan menolak segala
macam bencana dan malapetaka. Hal ini sudah menjadi rahasia umum, semua orang
sudah mengetahuinya baik orang awam ataupun yang berpendidikan, karena seluruh
penduduk bumi telah mengakui kehebatan sedekah ini sekaligus telah mencoba dan
mengalaminya”.
Mengingat banyak
manfaat dari sedekah ini, pengarang kitab Tanbihul Ghafilin, Imam Samarqandy
mengatakan: “Biasakan diri anda untuk terus bersedekah, baik dalam jumlah kecil
maupun besar. Karena, dalam sedekah itu ada sepuluh manfaat; lima akan
diberikan di dunia, dan lima lagi akan diberikan di akhirat kelak.
Adapun lima manfaat yang
akan diberikan di dunia adalah: Dapat mensucikan harta, mensucikan badan dari
perbuatan dosa, dapat menolak beragam bencana dan penyakit, memberikan
kebahagiaan kepada orang miskin dan tidak ada perbuatan paling mulia selain
memberikan kebahagiaan kepada sesama muslim, serta harta kekayaan akan lebih
berkah, juga rizki akan lebih melimpah. Adapun lima manfaat yang akan diperoleh
kelak di akhirat adalah: sedekah akan menjadi pelindung dari teriknya sengatan
matahari kelak, akan memperberat timbangan kebaikan, dapat membantu melewati
shirat (jembatan akhirat), dapat menambah ketinggian derajat di surga kelak dan
akan memperoleh ridha dari Allah.
Bahkan dalam sebuah hadits riwayat Imam Ahmad dan Hakim disebutkan: “Seseorang tidak dapat bersedekah, melainkan ia telah dapat melepaskan ikatan dan godaan tujuh puluh setan”.
Mari kita budayakan gemar bersedekah dalam kondisi apapun, karena di antara ciri orang bertaqwa adalah orang yang tetap bersedekah baik ketika lapang maupun sempit, ketika suka maupun duka (QS. Ali Imran: 133, 134). Jangan sampai penyesalan itu datang belakangan sebagaimana firman Allah: “Dan sedekahkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” (QS. Al-Munafiqun: 10).Dengan gemar bersedekah, insya Allah hidup kita semakin berkah dunia akhirat. Semoga.
Bahkan dalam sebuah hadits riwayat Imam Ahmad dan Hakim disebutkan: “Seseorang tidak dapat bersedekah, melainkan ia telah dapat melepaskan ikatan dan godaan tujuh puluh setan”.
Mari kita budayakan gemar bersedekah dalam kondisi apapun, karena di antara ciri orang bertaqwa adalah orang yang tetap bersedekah baik ketika lapang maupun sempit, ketika suka maupun duka (QS. Ali Imran: 133, 134). Jangan sampai penyesalan itu datang belakangan sebagaimana firman Allah: “Dan sedekahkanlah sebagian dari apa yang telah Kami berikan kepadamu sebelum datang kematian kepada salah seorang di antara kamu; lalu ia berkata: “Ya Rabb-ku, mengapa Engkau tidak menangguhkan (kematian)ku sampai waktu yang dekat, yang menyebabkan aku dapat bersedekah dan aku termasuk orang-orang yang saleh?” (QS. Al-Munafiqun: 10).Dengan gemar bersedekah, insya Allah hidup kita semakin berkah dunia akhirat. Semoga.
Diambil
Dari Berbagai Sumber...
Tidak ada komentar:
Posting Komentar